Tidak selalu jalan menuju sukses itu mulus dan bertaburan bunga di kanan kirinya, akan ada rayuan-rayuan, akan ada kerikil-kerikil tajam yang akan mencoba dan menguji,...tapi hanya dengan sabarlah kunci utamanya untuk sukses. hanya masalah waktu !
Yang penting usaha, ikhtiar dan berdo,a..,,Kalau sabar menunggu masa,,Insyaallah...
zainalmasri
Rabu, 26 Maret 2014
Rabu, 19 Maret 2014
Alqur'an, Aku bertanya..
1. Kenapa aku diuji? (al Ankabut:
2-3)
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan
(saja) mengatakan: "Kami Telah beriman", sedang mereka tidak diuji
lagi?
Dan Sesungguhnya kami Telah menguji orang-orang yang
sebelum mereka, Maka Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan
Sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta.
2. Kenapa aku tak dapat apa yang aku idam-idamkan? (al
Baqarah : 216)
216. Diwajibkan
atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci.
boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi
(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,
sedang kamu tidak Mengetahui
3. Kenapa ujian seberat ini? (al Baqarah : 286)
286. Allah
tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat
pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami
apa yang tak sanggup kami memikulnya. beri ma'aflah Kami; ampunilah Kami; dan
rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, Maka tolonglah kami terhadap kaum
yang kafir."
4. Kenapa rasa kecewa? (Ali Imran :
139)
139. Janganlah
kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah
orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang
beriman.
5. Bagaimana harus aku menghadapinya? (al
Baqarah : 45)
45. Jadikanlah
sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh
berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu',
6. Apa yang aku dapat daripada semua ini? (at
Taubah : 111)
111. Sesungguhnya Allah Telah membeli dari
orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.
mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu
Telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran.
dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka
bergembiralah dengan jual beli yang Telah kamu lakukan itu, dan Itulah
kemenangan yang besar.
7. Kepada siapa aku berharap? (at Taubah : 129)
129. Jika mereka berpaling (dari keimanan), Maka
Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiKu; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya
kepada-Nya Aku bertawakkal dan dia adalah Tuhan yang memiliki 'Arsy yang
agung".
8. Aku dah tak dapat bertahan lagi!
12. Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi,
agar dia (dapat) bersenang-senang dan (dapat) bermain-main, dan Sesungguhnya
kami pasti menjaganya."
Senin, 17 Maret 2014
Makna Sombong
"
لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقال ذرة من كبر فقال رجل : يا رسول الله إن الرجل يحب
أن يكون ثوبه حسناً ونعله حسنة قال : إن الله جميل يحب الجمال ، الكبر بطر الحق وغمط الناس...
Tidak
akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji sawi.
Ada seorang yang bertanya,Ya Rasulullah, “Sesungguhnya setiap orang suka
(memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk
sombong?). Rasulullâh bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai
keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain
Sumber: Hadits di ambil dari Maktabah Syamilah
Sabtu, 15 Maret 2014
Sedekah itu bukan hanya dengan harta saja.
عَنْ أَبِـيْ ذَرٍّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ ، أَنَّ نَاسًا
مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالُوْا
لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللّٰـهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : يَا رَسُوْلَ اللّٰـهِ ! ذَهَبَ
أَهْلُ الدُّثُوْرِ بِاْلأُجُوْرِ ؛ يُصَلُّوْنَ كَمَـا نُصَلِّـيْ ، وَيَصُوْمُوْنَ
كَمَـا نَصُوْمُ ، وَيَتَصَدَّقُوْنَ بِفُضُوْلِ أَمْوَالِـهِمْ. قَالَ :
«أَوَلَيْسَ قَدْ جَعَلَ اللّٰـهُ لَكُمْ مَا تَصَدَّقُوْنَ ؟ إِنَّ بِكُلِّ
تَسْبِيْحَةٍ صَدَقَةً ، وَكُلِّ تَكْبِيْرَةٍ صَدَقَةً ، وَكُلِّ تَـحْمِيْدَةٍ
صَدَقَةً ، وَكُلِّ تَهْلِيْلَةٍ صَدَقَةً ، وَأَمْرٌ بِالْـمَعْرُوْفِ صَدَقَةٌ ،
وَنَهْيٌ عَنْ مُنْكَرٍ صَدَقَةٌ ، وَفِـيْ بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ». قَالُوْا : يَا رَسُوْلَ
اللّٰـهِ ! أَيَأْتِـيْ أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُوْنُ لَهُ فِيْهَا أَجْرٌ ؟
قَالَ : «أَرَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِـي حَرَامٍ، أَكَانَ عَلَيْهِ فِيْهَا
وِزْرٌ ؟ فَكَذٰلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِـي الْـحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرًا»
Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu bahwa beberapa orang dari Sahabat berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Wahai Rasulullah! Orang-orang kaya telah pergi dengan membawa banyak pahala. Mereka shalat seperti kami shalat, mereka puasa seperti kami puasa, dan mereka dapat bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian sesuatu yang dapat kalian sedekahkan? Sesungguhnya pada setiap tasbih adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah dari yang mungkar adalah sedekah, dan salah seorang dari kalian bercampur (berjima’) dengan istrinya adalah sedekah.” Mereka bertanya : “Wahai Rasulullah! Apakah jika salah seorang dari kami mendatangi syahwatnya (bersetubuh dengan istrinya) maka ia mendapat pahala di dalamnya?” Beliau menjawab : “Apa pendapat kalian seandainya ia melampiaskan syahwatnya pada yang haram, bukankah ia mendapatkan dosa? Maka demikian pula jika ia melampiaskan syahwatnya pada yang halal, maka ia memperoleh pahala.” [HR. Muslim]
Jumat, 14 Maret 2014
9 HAL YANG AKAN HILANG DAN TAK BERGUNA
1. Ilmu yang tak diamalkan
2. Perbuatan yang tak ikhlas
3. Harta yang tak di nafkahkan
4. Hati yang tak di isi dengan cinta kepada Allah SWT
5. Badan yang tak mampu taat pada Allah
6. Cinta yang tak diikat dengan keridhoan Allah
7. Waktu yang tak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah
8. Fikiran yang tak digunakan untuk hal yang berguna
9. Air mata yang keluar bukan karena takut dosa[1]
2. Perbuatan yang tak ikhlas
3. Harta yang tak di nafkahkan
4. Hati yang tak di isi dengan cinta kepada Allah SWT
5. Badan yang tak mampu taat pada Allah
6. Cinta yang tak diikat dengan keridhoan Allah
7. Waktu yang tak digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah
8. Fikiran yang tak digunakan untuk hal yang berguna
9. Air mata yang keluar bukan karena takut dosa[1]
mengambil hikmah dari siapa saja
“Ambillah hikmah yang kamu dapatkan dari siapa saja, sebab hikmah
itu kadang-kadang diucapkan oleh seseorang yang bukan ahli hikmah.
Bukankah ada lemparan yang mengenai sasaran tanpa disengaja??
Langganan:
Komentar (Atom)
