Saya
merasa kecewa ketika teman saya dikhianati Cintanya, ceritanya begini: “Teman
saya perempuan bernama P, mempunyai
hubungan istimewa dengan seorang pemuda idaman yang menjadi harapan masa
depannya bernama SH, Namun pada kenyataanya pemudatersebut memilih perempuan
lain. Saya sebagai perempuan ikut merasakan sakit. Yang saya tanyakan,
bagaimana pendapat Ust terhadap pemuda yang mengkhianati cintanya??? Padahal pemuda
tsb mengerti tentang agama bila dibandingkan rata2 dengan pemuda lain.
Jawab:
Pertama
harus kita defenisikan apa yang dimaksud dengan mengkhianati itu?? Minsalnya
begini, asalnya cinta lalu menjadi tidak cinta, itu bukan pengkhianatan, tetapi
perubahan Perasaan. Tetapi kalau dia sudah berjanji, kemudian janjinya tidak di
penuhi, itu namanya berkhianat. Orang itu tidak bisa dipercaya. Yang berdosa
adalah kalau dia sudah berjanji, kemudian janji itu tidak dipenuhi.[1]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar