zainalmasri

Selamat datang di blog Coretan-coretan harian-Zainal Masri- semoga ada manfaatnya dan bernilai Ibadah disisi Nya..Amiin ya Rabbal 'Alamiin.”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (QS. Qaf :17)...

Jumat, 06 Desember 2019

Makan Siang

7 Desember 2019

 Menikmati Makan siang di Pondok salero uni yel. Smg sehat dan berkah. Amiin

***
Mengapa kita harus makan??? Ada beberapa faktor, salah satunya hemat saya adalah utk hidup, orang berkata " makan itu utk hidup",, dan juga utk menjaga kesehatan..Sebab kesehatan lebih berharga daripada harta, So...

1. Klw uang kita yang hilang, itu sama dengan tidak hilang. Krn uang bisa di cari dg usaha.
Shbtku..: mari kita bekerja utk mendapatkan yg halal.

2. Klw kesehatan kita hilang, hilang kita satu. Artinya lebih berharga kesehatan daripada uang.

Shbtku,, jaga kesehatan y,,klw berusaha lalu dpt uang, belanjakan! Sesekali makanan cukup yg rendah2 aja,,..😁👍☕

3. Klw Akhlak kita yg hilang,, maka hilanglah kita seluruhnya.
Sahabatku, mari kita berusaha memperbaiki akhlak kita, dg menjadikan Rasulullah sbg Contoh..

My coretan2..💚🙏
Mhn maaf, jika ada kekeliruan..

Hak Publikasi- smg Dilindungi Oleh Allah SWT

Senin, 28 Oktober 2019

CINTA BAHASA INDONESIA YANG BAIK MENUJU INDONESIA EMAS 2045


(Pentingnya Berbahasa Indonesia Yang Baik Menuju Indonesia Emas 2045)
Oleh : Zainal Masri-Guru MTS Nagari Binjai


PENDAHULUAN
Diakui atau tidak Masalah bahasa merupakan masalah yang menurut hemat penulis sangat penting, menarik dan harus mendapat perhatian oleh setiap individu. Dikatakan penting karena bahasa menurut kamus besar bahasa indonesia berarti sistem lambang bunyi yang arbitrer (sewenang-wenang) yang digunakan untuk bekerjasama, berinteraksi dan mengindentifikasi diri (tanda pengenal diri) dalam bentuk percakapan yang baik, tingkah laku yang baik, sopan santun yang baik.
Gorys Keraf (2004:1), mengartikan bahasa adalah alat komunikasi anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
Wibowo (2001:3) dalam zonareferensi.com, beliau mengartikan bahasa adalah sistem simbol bunyi yang bermakna yang dihasilkan oleh alat ucap yang bersifat arbitrer dan konvensional sebagai alat komunikasi oleh segolongan manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran.
Dilihat dari pengertian di atas, penulis dapat berkata bahwa bahasa adalah kata-kata yang diucapkan dari hasil pikiran dan perasaan manusia dengan mempergunakan bunyi sebagai alatnya.
Untuk mewujudkan hubungan yang harmonis serta terjalinnya kerjasama yang baik diantara kita. Sudahkah  kita mampu berbahasa dengan bahasa baik?  Masalah inilah yang perlu kita sikapi bersama terkusus untuk Indonesiaku tercinta dalam mewujudkan indonesia emas 2045.
Secara Khusus membahas tentang bahasa indonesia, bahasa indonesia merupakan alat komunikasi utama masyarakat indonesia yang sangat penting dan perlu mendapat perhatian yang serius bagi setiap orang indonesia itu sendiri. Karena bahasa indonesia adalah bahasa persatuan yang berfungsi untuk menyatukan kita sebagai masyarakat indonesia mulai dari sabang sampai Merauke dengan berbagai suku, adat istiadat bahasa daerah dan budaya yang beragam. Disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, bahasa indonesia juga merupakan bahasa yang bertujuan untuk membuktikan kita cinta tanah air dalam rangka mewujudkan generasi emas 25 tahun yang akan datang. Kalau kita mampu dan mau membudayakan bahasa indonesia dengan baik, indonesia akan jaya, aman dan sejahtera serta di hargai oleh dunia.
Tetapi masih jauh harapan dengan kenyataan, Dalam kompasnia  disebutkan (25 September 2012) Sekarang ini bahasa Indonesia sudah mulai dilupakan oleh sebagian anak bangsa kita, termasuk di sekolah-sekolah mungkin sudah ada yang mewajibkan berbahasa ingris, karena menganggap bahasa ingris adalah bahasa internasional. Sehingga bahasa Indonesia tidak menjadi prioritas utama.
Hal inilah yang membuat hati penulis ingin berbagi untuk menjelaskan dan mengemukakan ide-ide bahwa kalau kita cinta dan ingin Indonesia ini menjadi indonesia emas 2045, salah satu upaya kita adalah dengan Cintailah Bahasa bangsa kita.

INDONESIA EMAS

Nastiti khadijah dalam sebuah artikel (14 Mei 2019) mengartikan indonesia emas adalah sebuah keadaan dimana saat itu indonesia diharapkan mampu bersaing dengan bangsa lain serta dapat menyelesaikan masalah-masalah kebangsaan seperti korupsi dan kemiskinan. Indonesia emas diproyeksikan pada 100 tahun setelah indonesia merdeka sekitar tahun 2045.
Mugin Eddy Wibowo seorang guru besar universitas Negeri Semarang mempunyai pandangan yang berbeda, beliau lebih cendrung kepada bagaimana agar generasi emas indonesia ini kedepannya lebih dipersiapkan.
Tanggapan penulis :
 Menurut hemat penulis Indonesia emas adalah dambaan setiap kita yang mencintai indonesia ini. Untuk mewujudkan Indonesia emas ini, tidaklah semudah membalikkan telapak tangan tergantung pada ,Cinta, kualitas, kopetensi, karakter dan loyalitas masyarakat indonesia itu sendiri terhadap bangsa masih rendah dalam banyak hal. Seperti dalam bidang pengabdian, bidang pendidikan, pembangunan, pertanian sampai kepada bidang kesehatan.


CINTA BAHASA INDONESIA
Kamus besar bahasa indonesia mengartikan Cinta adalah adalah suka atau kecendrungan hati terhadap sesuatu. Senada dengan pengertian ini Bapak Prof.Dr. Quraish Shihab menjelaskan cinta mendorong seseorang untuk melakukan hal-hal positif.
Jadi dilihat dari defenisi di atas, kita bisa memahami bahwa salah satu yang menjadi penyebab pudarnya harapan Indonesia adalah dalam segala hal adalah minimnya cinta dalam kehidupan. Baik dalam hal-hal yang sifatnya kecil maupun dalam hal-hal yang lebih besar. Cinta hanya didendangkan dalam lagu tetapi wujud nyatanya tidak terlihat dalam kehidupan. Realita. Enulis katakan demikian karena itu terlihat dengan jelas pada banyaknya kasus-kasus yang terjadi di indonesia seperti terjadinya kasus kekerasan, mulai dari tingkat rumah tangga sampai kepada tingkat masyarakat luas.

Untuk itu Dalam mewujudkan indonesia emas 2045, cintailah segala sesuatu, lihatlah sisi positif dari segala sesuatu, cintailah diri dan keluarga kita, cintai tanah air kita, dan cintai bahasa bangsa kita.
Berkaitan dengan tema yang penulis angkat, penulis berasumsi bahwa Salah satu yang hilang dalam jati diri bangsa kita sekarang ini adalah warga negara kita kurang cinta dengan bahasa bangsanya sendiri yaitu Bahasa Indonesia. Penulis berani berkata demikian, karena berdasarkan bacaan dan pengalaman Penulis  sebagai anak bangsa indonesia. Penulis terlahir di provinsi Sumatera Barat tepatnya di kabupaten Pasaman , sebagai anak bangsa penulis melihat dan mendengar sebagian orang Indonesia lebih bangga berbicara dan menulis dengan bahasa asing daripada bahasa indonesia. Orang indonesia lebih senang menyebut istilah “I love Indonesia” daripada “aku cinta indonesia” lebih bangga menyebut “Try Out” dan Mid semester” daripada menyebut “uji coba dan tengah semester” dan masih ada saudara-saudara kita ketika berbicara 2 orang dengan bahasa-bahasa yang tidak dimengerti oleh teman nya yang lain itu sebagian kecil contoh nyata yang bisa kita angkat ke permukaan.
Idealnya seluruh rakyat indonesia harus cinta dan bangga dengan bahasa indonesia sebagai bahasa pemersatu bangsa, dan mewariskannya kepada anak cucu kita. Sudah saatnya kita indahkan kata-kata “aku cinta indonesia, aku bangga jadi orang indonesia, dan bahasa indonesia memang luar biasa.
Kitalah sebagai warga negara yang baik yang pertama sekali cinta dan bangga dengan bahasa indonesia sebagai bahasa bangsa kita. Bahasa indonesia telah memperkokoh persatuan bangsa Indonesia, hal ini senada dengan salah satu butir isi sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober1928 yang berbunyi “kami putra putri Indonesia, Berbahasa satu bahasa Indonesia”.
Jadi Bahasa indonesia memiliki  fungsi menyatukan antar wilayah dan antar suku yang tersebar di seluruh indonesia. pentingnya kesadaran dalam diri setiap individu untuk membangun bahasa indonesia  yang baik sepanjang kita masih berada di wilayah kesatuan republik Indonesia  merupakan salah satu harapan yang besar bagi kita masyarakat indonesia dalam mewujudkan Indonesia emas masa yang akan datang pada tahun 2045.
Penulis bukan Tidak  setuju dan tidak senang masyarakat indonesia belajar bahasa asing, tapi  jangan sampai dengan belajar bahasa asing mengalahkan kecintaan kita dengan bahasa indonesia.

Dalam agama kita juga di ajarkan “Cinta tanah air adalah bagian daripada iman” .Tanah air kita adalah Indonesia. Dapat kita katakan bahwa mencintai indonesia adalah bagian daripada Iman. Salah satu cara mencintai indonesia adalah dengan mencintai bahasa Indonesia.
Penulis yakin dan percaya jika kita benar-benar mencintai bahasa Indonesia, sebagai bahasa persatuan. Insyaallah Indonesia akan aman dan damai, kalau kita sudah bersatu kita bisa maju, kalau kita sudah bersatu, kita bisa kuat, kalau kita sudah kuat indonesia emas itu insyaallah bisa kita raih di masa yang akan datang. Mencintai bahasa indonesia sebagai bahasa bahasa persatuan bangsa kita, tidak tertutup kemungkinan bahasa indonesia akan menjadi bahasa Internasional 25 tahun yang akan datang. Bersatulah Indonesiaku, bersatulah negeriku, bersatulah semangatmu untuk membangun indonesia emas 2045 melalui cakap dalam berbahasa Indonesia


KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Berdasarkan pembahasan dan analisa yang sudah penulis paparkan kesimpulannya adalah :
Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang sangat penting dibudayakan.
Bahasa Indonesia adalah jati diri bangsa kita
Untuk mewujudkan Indonesia emas 2045 bisa diraih jika masyarakat Indonesia cinta tanah airnya, salah satunya adalah cinta bahasa Indonesia

SARAN
Dengan adanya artikel ini, Harapan penulis kepada para pembaca adalah :
Pembaca bertambah ilmu dan wawasannya.
Mencintai Indonesia dengan mencintai bahasa Indonesia
Penulis mengajak Marilah kita buktikan kalau kita benar-benar mencintai negara dan daerah ini, tanyalah diri kita masing-masing, apa saja yang telah kita sumbangkan dan korbankan, tidak usah ditanya apa saja yang sudah diterima dari negara dan daerah ini.

Jumat, 18 Oktober 2019

Cinta itu...💝

my faforit book

Dalam berbagai literatur dan pendapat para pakar tentang cinta, saya belum menemukan definisi cinta yang sesungguhnya,, berbeda beda pendapatnya. Ttg cinta, tapi yang jelas Cinta itu,  mendorong seseorang untuk melakukan hal2 yang positif. 

Cinta, ada cinta kepada Allah, ada cinta kpd manusia. Bahkan kepada binatang dan tumbuh2 an. 

Adapun coretan ini, saya utarakan agar berhati2 dengan Cinta agar jangan sampai keliru dalam menempatkannya.

Mario teguh juga pernah berkata :

"Berhati-hatilah saat anda mendengar kata 'I Love You Forever'. Orang jujur pun bisa berubah pikiran. Cinta itu bukan untuk dijanjikan. Cinta itu untuk dibuktikan dalam kesetiaan."

Ungkapan tersebut ada benarnya, karena kita perlu hati hati dengan kata-kata, apalagi kata2 itu mengenai Cinta, tapi untuk membuktikan kita kata2 seperti itu harus disampaikan. jangan hanya dipendam. Tentunya dengan membulatkan tekad didalam hati untuk berjanji setia kepada yang kita cintai sebagai bukti dari cinta itu.



Mohon maaf kalau keliru. 







Rabu, 09 Oktober 2019

HUKUM MENGUCAPKAN SELAMAT ULTAH / MILAD

🎂 🎁

👉 *Ternyata Ulang Tahun TIDAK ADA Dalam Al Quran...  Tetapi Ada Dalam Injil Matius 14 : 6 Dan Injil Markus 6 : 21*

Mungkin kurangnya pengetahuan kita mengenai “ke-Aqidah-an“, masih banyak ummat Islam yang mengikuti ritual ini.

Apalagi gencarnya media televisi dan media massa lainnya mempublikasikan seremonialnya yang megah.

Ditambah lagi kebiasaan ini sudah jamak dan menjadi hal yang seakan-akan wajib apabila ada anggota keluarga, rekan atau sahabat yang memperingati hari lahirnya.

Dan tak kurang kelirunya sejak di Taman Kanak-kanak dan SD sudah diajarkan secara praktek langsung bahkan ada termaktub dalam buku-buku kurikulum mereka. Wallahu a’lam.

Semoga Allah memberikan hidayah kepada mereka.

Pada masa-masa awal Nasrani generasi pertama (Ahlul Kitab / kaum khawariyyun / pengikut nabi Isa) mereka tidak merayakan Upacara Ulangwasallamamena mereka menganggap bahwa pesta ulang tahun itu adalah pesta yang munkar dan hanya pekerjaan orang kafir Paganisme.

Pada masa Herodeslah acara ulang tahun dimeriahkan sebagaimana tertulis dalam Injil Matius 14:6;
*Tetapi pada HARI ULANG TAHUN Herodes, menarilah anak Herodes yang perempuan, Herodiaz, ditengah-tengah meraka akan menyukakan hati Herodes. (Matius 14 : 6)*

*Dalam Injil Markus 6:21*
*Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada HARI ULANG TAHUNNYA mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya, perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.* *(Markus 6:21)*

👉 *Look at the Bible, Matthew 14 : 6 and Mark 6:21;*
*celebrating of birthday is Paganism, and Jesus (Isa, peace be upon him) doesn’t to do it, but Herod.*

👉 *Matthew 14:6 :*
*"But when Herod’s birthday was kept, the daughter of Herodias danced before them, and pleased Herod."*

Orang Nasrani yang pertama kali mengadakan pesta ulang tahun adalah orang Nasrani Romawi..!!!

Beberapa batang lilin dinyalakan sesuai dengan usia orang yang berulang tahun. Sebuah kue ulang tahun dibuatnya dan dalam pesta itu, kue besar dipotong dan lilinpun ditiup.
*(Baca buku : Parasit Aqidah. A.D. El. Marzdedeq, Penerbit Syaamil, hal. 298)*

Sudah menjadi kebiasaan kita mengucapkan selamat ulang tahun kepada keluarga maupun teman, sahabat pada hari ULTAHnya. Bahkan tidak sedikit yang aktif dakwah (ustadz dan ustadzah) pun turut larut dalam tradisi jahiliyah ini.

Sedangkan kita sama-sama tahu bahwa tradisi ini
👉 *TIDAK PERNAH DIAJARKAN OLEH NABI KITA YG MULIA MUHAMMAD ﷺ*
dan kita ketahui Rasulullah adalah orang yang paling mengerti cara bermasyarakat, bersosialisasi, paling tahu bagaimana cara menggembirakan para sahabat-sahabatnya.

Rasulullah paling mengerti bagaimana cara mensyukuri hidup dan kenikmatannya.

Rasulullah paling mengerti bagaimana cara menghibur orang yang sedang bersedih.

Rasulullah adalah orang yang PALING MENGERTI CARA BERSYUKUR dalam setiap hal yang di dalamnya ada rasa kegembiraan.

Adapun tradisi ULANG TAHUN ini merupakan tradisi orang-orang Yahudi, Nasrani dan kaum pagan, maka Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk menyelisihinya.

👉 Apakah Rasulullah pernah melakukannya ?

👉 Apakah para sahabat Rasululah pernah melakukannya ?

👉 Apakah para Tabi’in dan Tabiut tabi’in pernah melakukannya ?

Padahal Herodes itu sudah hidup pada jaman Nabi Isa.

Apakah Rasulullah mengikuti tradisi ini ? Apakah 3 generasi terbaik dalam Islam melakukan ritual paganisme ini ?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda,
“Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in).”
(Muttafaq 'alaih)

Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda :
“Kamu akan mengkuti cara hidup orang-orang sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Sehingga jika mereka masuk kedalam lobang biawak kamu pasti akan memasukinya juga”. Para sahabat bertanya, ”Apakah yang engkau maksud adalah kaum Yahudi dan Nasrani wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: ”Siapa lagi jika bukan mereka?!”.

Rasulullah bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم
ْ“ Man tasabbaha biqaumin fahua minhum”
(Barang siapa yang menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”
( HR. Ahmad dan Abu Daud dari Ibnu Umar).

Allah berfirman;

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُم
ْOrang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.
(QS. Al Baqarah : 120)

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran , pengelihatan, dan hati, semuannya itu akan diminta pertanggung jawabannya.
(QS. Al-Isra’:36)

“… dan kamu mengatakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikitpun juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar.”
(QS. an-Nuur : 15)

Janganlah kita ikut-ikutan, karena tidak mengerti tentang sesuatu perkara. Latah ikut-ikutan memperingati Ulang Tahun, tanpa mengerti darimana asal perayaan tersebut.

Ini penjelasan Nabi tentang sebagian umatnya yang akan meninggalkan tuntunan beliau dan lebih memilih tuntunan dan cara hidup diluar Islam.

Termasuk juga diantaranya adalah peringatan perayaan ULTAH, meskipun ditutupi dengan label SYUKURAN, SELAMATAN atau ucapan selamat MILAD atau Met MILAD, BAARAKALLAHU FII UMRIK agar seakan-akan kelihatan lebih Islami.

Ingatlah ! Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasul shalallahu'alaihi wasallam.

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدّ
ٌ
“Barangsiapa beramal dengan suatu amalan yang “tidak ada perintah dari kami padanya” maka amalan tersebut TERTOLAK (tidak diterima oleh Allah).” [HR. Muslim]

Rasulullah, para sahabat, tabi’in dan tabiut tabi’in adalah orang yang PALING MENGERTI AGAMA ISLAM.

Mereka tidak mengucapkan dan tidak memperingati Ulang Tahun, walaupun mungkin sebagian manusia menganggapnya baik.

Pahamilah “Kaidah” yang agung ini;

لو كان خيرا لسبقون اليه

*“Lau Kaana Khairan Lasabaquuna ilaihi”*

*SEANDAINYA PERBUATAN ITU BAIK, MAKA MEREKA (RASULULLAH, PARA SAHABAT, TABI’IN DAN TABIUT TABI’IN) PASTI LEBIH DAHULU MENGAMALKANNYA.*

Karena mereka yg paling tahu tentang nilai sebuah kebaikan, daripada kita yang hidup di jaman sekarang ini.

Jika kita mau merenung apa yang harus dirayakan atau disyukuri
BERKURANGNYA usia kita?
Semakin dekatnya kita dengan KUBUR?
SUDAH SIAPKAH kita untuk itu?
Akankah kita bisa merayakannya tahun depan?

Allah berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُون
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri MEMPERHATIKAN apa yang telah diperbuatnya UNTUK HARI ESOK (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Seorang muslim dia dituntut untuk MUHASABAH setiap hari, karena setiap detik yang dilaluinya TIDAK akan pernah kembali lagi sampai nanti dipertemukan oleh ALLAH pada hari penghisaban , yang tidak ada yang bermanfaat pada hari itu baik anak maupun harta kecuali orang yang menghadap ALLAH dengan membawa hati yang ikhlas dan amal yang soleh.

Jadi, alangkah baiknya jika tradisi jahiliyah ini kita buang jauh-jauh dari diri kita, keluarga dan anak-anak kita dan menggantinya dengan tuntunan yg mulia yang diajarkan oleh Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam...

Semoga Bermanfa'at...


🌴🌴🌴🌴

Dikutip dari Ibunda Dra. Hj. Khadijah,M.Pd-Kabur PAI UIN IB

Selamat Ultah

Ulang tahun adalah hari kelahiran seseorang, menandai hari dimulainya kehidupan di luar rahim. Dalam beberapa kebudayaan, memperingati ulang tahun seseorang biasanya dirayakan dengan mengadakan pesta ulang tahun dengan keluarga dan/atau teman biasanya acara ini biasa dilakukan oleh orang-orang non-muslim, namun saat ini banyak muslim yang ikut-ikutan merayakanya.

 Dalam agama Yahudi, Di dalam injil Alkitab Ibrani, satu-satunya isi yang menyebutkan perayaan untuk memperingati hari kelahiran seseorang adalah mengenai ulang tahun Firaun Mesir yang terekam dalam :

Kejadian 40:20 (TB)  Dan terjadilah pada hari ketiga, hari kelahiran Firaun, maka Firaun mengadakan perjamuan untuk semua pegawainya. Ia meninggikan kepala juru minuman dan kepala juru roti itu di tengah-tengah para pegawainya:

 Dalam agama Nasrani merayakan hari santo mereka, tapi para bangsawan merayakan ulang tahun kelahiran mereka. “Squire’s Tale” (Kisah Pengawal), salah satu dari The Canterbury Tales karya Chaucer, dibuka saat Raja Cambuskan menyatakan pesta untuk merayakan ulang tahunnya.[Margaret Hallissy (1995) A Companion to Chaucer’s Canterbury Tales]

Timbul pertanyaan apakah boleh mengucapkan Selamat Ultah??? Berdosakah???🤗

Sebelum membahas mengenai hukum mengucapkan selamat dan merayakan ulang tahun dalam Islam, maka alangkah baiknya kita mengetahui beberapa hakikat berikut ini:

1.Adat dan kebiasaan umat islam dari zaman Nabi shallallahu’alaihi wasallam, dan zaman salaf yang utama, tidaklah melakukan perayaan-perayaan seperti ini, bahkan para ulama semua mazhab zaman dahulu, sama sekali tidaklah mengenal istilah “perayaan ulang tahun” seperti ini. Bila Nabi sendiri atau para ulama salaf kita tidak memperingati maulid Nabi atau maulid mereka sendiri, maka tentunya kita lebih-lebih tidak perlu memperingati tanggal kelahiran kita sendiri, karena tentunya kelahiran Nabi, Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali dan semua salaf kita lebih utama daripada kelahiran kita semua.

2.Perayaan hari ulang tahun seperti ini merupakan kebiasaan orang-orang kafir yang diadopsi oleh umat islam. Umat islam harusnya menjaga identitas mereka sebagai umat yang tidak mengekor umat-umat lainnya dalam perkara agama dan ibadah mereka. Apalagi patokan utama hari raya ulang tahun ini adalah kalender Masehi yang nota bene bukan kalender syar’i dalam islam, ia adalah kalender buatan orang-orang kafir.

Dengan kedua hal ini, maka jelaslah bahwa merayakan ulang tahun bukanlah suatu hal yang masyru’, bahkan ia merupakan bentuk menyerupai perayaan orang-orang diluar islam yang kurang sesuai dengan  ajaran islam, kalau kita lakukan juga dikawatirkan  dalam hadis hasan:
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031). Walllaahu a’lam.

Catatan dan analisa:

Adapun Hukum mengucapkan selamat Ultah, boleh, dengan catatan :

1. Kalau motifasinya utk kebaikan itu boleh.
2. Tapi klw bukan pada tempatnya, hanya sekedar sanjungan, pesta fora yg tdk tak ada gunanya,, kalau dikatakan dosa sih tidak. Tapi makruf saja..

Jadi sebagaimana halnya dengan ucapan selamat bila ia mendapatkan nikmat dan karunia lainnya,, asal disertai dengan doa keberkahan umur dan bertambahnya amalan shalih karena sekedar bertambahnya umur bukanlah suatu hal yang mengharuskan seseorang bergembira atau mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah ta’ala.

Wallaahu a’lam.

Sumber dari: https://wahdah.or.id/hukum-mengucapkan-selamat-dan-merayakan-ulang-tahun/

Hukum mengucapkan selamat Ultah.


1. Kalau motifasinya utk kebaikan itu boleh.
2. Tapi klw bukan pada tempatnya, hanya sekedar sanjungan, pesta fora yg tdk tak ada gunanya,, kalau dikatakan dosa sih tidak. Tapi makruf saja..




Dikutip dari: Penj ust.Adi.H dalam tanya jawab seputar hukum ultah.

Rabu, 02 Oktober 2019

Coretan2 Harian

Di wajah terlihat sorga, di hati siapa yang tau??😍🙏

Memilih Jodoh

 SAW Bersabda

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ تُنْكَحُ النِّسَاءُ لِأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ


Artinya: Perempuan dinikahi karena empat faktor. Karena hartanya, nasabnya, kecantikannya dan karena agamanya. Maka menangkanlah wanita yang mempunyai agama, engkau akan beruntung.

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, al-Nasa’i, Abu Dawud Ibn Majah Ahmad ibn Hanbal, dan al-Darimi dalam kitabnya dari sahabat Abu Hurairah ra.

Syarahan:
ada banyak faktor yang menjadi banyak pertimbangan seseorang dalam memilih pasangan hidupnya, bisa jadi karena kekayaannya, kecantikan dan ketampanannya, keturunannya, atau nilai-nilai agama yang di anutnya.

***.
harta, kekayaan, ketampanan dan kecantikan, keturunan, semuanya tidak akan langgeng, yang langgeng hanyalah nilai-nilai agama yang dipilih dan dianut. karena itu nabi berpesan, pilihlah berdasar keyakinan dan nilai-nilai agama.

***..
Cinta sebelum perkawinan, berbeda dengan cinta setelah perkawinan, cinta sebelum perkawinan masih tertutup (di dalam), belum ada keterbukaan, sedangkan cinta setelah perkawinan keluar dan akan nampak kekurangan-kekurangan seseorang, karena itu, tidak jarang terjadi pemutusan-pemutusan hubungan kendati, sebelum menikah telah bercinta.

***..
jangan pernah meninggalkan nilai-nilai agama, carilah persamaan-persamaan, yang dapat melanggengkan perkawinan anda, tidak sejak dini telah terjadi perbedaan-perbedaan antara anda dengan nya.

Syarahan dikutip dari: Prof. Dr. M. Quraish Shihab

Selasa, 01 Oktober 2019

Lelah dan harap 021019

Setelah 2 setengah jam menempuh perjalanan pasaman-padang, istirahat sejenak menikmati sarapan pagi nasgor.
Coretan2 :
Ada kalanya hati terkadang jenuh dan lelah saat terus belajar dan belajar. Di rumah, belajar lagi. 
Mari rehat sejenak, kita renungkan nasehat orang Tua2 kita terdahulu,
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup baru terasa setelah lelah berjuang
Singa, jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
Anak panah, jika tak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
Biji emas bagaikan tanah sebelum digali dari tambang
Inilah yg memotifasi sehingga
 Timbulah harapan di dalam hati,, walau hujan,  perjalanan jauh dari rumahnya untuk menuntut ilmu. Gunungpun akan tetap didaki, lautan pun akan diseberangi. Untuk menggapai pulau impian itu.
“ Kapankah engkau akan beristirahat?“ Nanti, istirahatku ketika kakiku telah menapak di surga.”
Terus berlelah-lelah berjuang mendapatkan ilmu agar semakin menjadi hamba-Nya yang bertakwa. Ya, agar lelah ini berujung pada ridha-Nya, berbuah jannah-Nya.

Senin, 30 September 2019

Makan Siang

300919
Apakah Sahabat-$ahabat masih meninggalkan makan siang karena kesibukan?
Saya menulis diari harian ini, Karena merasakan begitu pentingnya makan siang itu,,untuk menjaga agar jangan sakit..😂

Cobalah luangkan waktu kita untuk melakukannya, karena ada banyak manfaat yang akan didapatkan dari makan siang yang sering kita lupakan.
Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan, makan siang juga bermanfaat untuk pekerjaan kita.
Salah satunya untuk menghilangkan galau karena Beban kerja yang banyak.
Dan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah makan siang.
Makan siang akan membuat kita melepaskan stres ditambah lagi dengan melakukan kegiatan yang membuat kita senang.

By : Disusun oleh : Zainal Masri, waktu selesai makan siang di Pd. Palak

Hak Cipta dilindungi oleh Allah SWT.

Jumat, 27 September 2019

Hidup itu bukan untuk saling salah menyalahkan

Orang berkata, telunjuk lurus kelingking berkait". 

Sahabatku,.. Itu berarti Apabila jari kita menunjuk orang lain, empat jari yang lain menunjuk diri sendiri.

Sahabatku..
Hidup bukanlah untuk tujuan saling salah-menyalahkan. Hidup adalah menyelesaikan masalah dan permainan mengelola segala sesuatu dengan tanggung jawab."

Sabtu, 21 September 2019

Ujian - My coretan2 Harian

Semakin tinggi pohon, semakin kencang pula tiupan angin yang menerjang.

Analisa : semakin tinggi kedudukan, semakin tinggi pula ujiannya. Smg saja Allah selalu memberikan ujian sesuai dg kemampuan kita. Dan smg bagi para pemimpin bisa lulus dg baik dlm melalui ujian ini..

Amiin..

Jumat, 20 September 2019

Pujian dan Celaan


Org bijak berkata:

"Jika kita tidak bisa memberi, jangan mengambil hak org. Jika kita tidak bisa memuji maka janganlah melecehkannya. itulah yg dikehendaki dalam hidup bermasyarakat.."

Smg kita bisa menghargai kebaikan, sebesar dan sekecil apapun..

My : Coretan2 Harian..210919

Rabu, 11 September 2019

Sahabat

Jika kita mencari sahabat jangan mencari sahabat seperti tukang las, jika anda Menemaninya kalau bukan baju anda terbakar oleh api nya, paling tidak kita akan mendapatkan aroma yang tidak sedap. Carilah sahabat yang bagaikan penjual parfum kalau kita tidak mendapatkan parfumnya paling tidak aroma harum akan anda dapatkan.

Smg kita bersahabat, dan Allah anugerahkan kita sahabat org yg baik2..

Ada peringatan agama, Bahwa kelak di hari kemudian,  semua persahabatan putus. Kecuali yang dijalin oleh ketakwaan.



" sahabat-sahabat kental di hari kemudian nanti akan menjadi musuh musuh, saling memusuhi kecuali yang bertakwa, sekian banyak Nanti di hari kemudian. Yang akan berucap : aduhai, seandainya dulu aku mengangkat si A menjadi sahabat dan tidak mengangkat Si B untuk menjadi sahabat, (Qs. Azzuhruf : 67)

(QSY)



Demikian, semoga kita bersahabat..🤝🤲

Selasa, 07 Mei 2019

Pekan Tilawatil Quran RRI Bukittinggi 2019



Alhamdulillah. masih bisa hadir dan mengikuti PTQ  tk. Nasional RRI bukittinggi. Dengan niat ibadah untuk mengukir prestasi.

2 kali lomba masih gagal. Tetapi tetap semangat..

Alhamdulillah yg ke 3 tahun ini. Dapat juga meraih terbaik 3. Insyaallah tetap berlatih dengan niat ibadah. Walau Th depan tdk bisa ikut..


Smg tetap menjadi cemeti bagiku, dan bagi generasiku yg akan datang.

Minggu, 24 Maret 2019

JANGAN MENGAKU SIAP MENIKAH JIKA MASIH SEPERTI INI

Mengaku siap menikah bisa dilakukan semua orang . Tapi hal itu sama saja bohong jika sebenarnya wanita terkait belum benar-benar siap. Untuk hal ini, bukan hanya tentang biaya, undangan pernikahan, pesta yang besar, atau sejenisnya yang hanya bersifat sesaat bukan untuk jangka panjang.

Untuk mengetahui kalau Anda adalah wanita yang sudah siap menikah atau belum sebaiknya simak baik-baik ciri dibawah ini yang menunjukan bahwa Anda belum siap menikah jika masih memiliki ciri tersebut. Sebelum melanjutkan, sebaiknya perlu digaris bawahi bahwa tidak semua ciri atau tanda dibawah ini bisa ada pada wanita atau lebih khusus lagi ada pada Anda. Karena pada umumnya kita semua berbeda sehingga silahkan teliti apa saja ciri dibawah ini yang sama dengan keadaan Anda (wanita) sekarang.

Lebih mementingkan pesta pernikahan yang besar
Jika Anda seorang wanita yang lebih mementingkan pesta pernikahan mewah daripada kehidupan yang selanjutnya, bisa jadi anda belum siap untuk hal ini karena pernikahan itu bukan sekedar untuk bersenang-senang dengan pesta dan malam harinya ketika bersama. Karena yang paling utama adalah apapun yang dijalani atau yang akan terjadi setelah semua itu berlalu.

Harta dan Rupa
Banyak wanita yang bersedia menikah dengan pacarnya karena ketampanan atau harta yang cukup lumayan dari diri pasangan dan berpikir hal itu adalah sumber kebahagiaan. Jika Anda seperti ini, jangan terburu-buru menikah karena yang paling penting adalah mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk dalam pernikahan. Seperti misalnya masalah keuangan yang menurun, tampilan pasangan yang berubah biasa saja, rasa bosan, dll.

Belum yakin sepenuhnya pada pacar
Masih berkaitan dengan tulisan madjongke.com diatas, jika Anda hanya mementingkan rupa atau harta dan tidak benar-benar percaya atau yakin pada pasangan tentang rasa cinta lebih baik jangan lakukan dulu pernikahan. Dan selanjutnya sama persis dengan tulisan madjongke sebelumnya tentang harta dan rupa. Oleh karena itu, berusaha untuk yakin dengan jalan lebih lama bersama dia adalah pilihan yang tidak buruk. Karena dengan begitu, hubungan cinta anda akan semakin kuat terlebih lagi jika pernah mengalami penderitaan bersama.

Tidak bisa berkomprom

Jika Anda masih mementingkan diri sendiri dan tidak bisa berkompromi bisa jadi Anda adalah wanita yang belum siap menikah. Karena pada kenyataannya banyak sekali cewek sekarang yang banyak tuntutan dan maunya menang dari pasangannya tanpa mau dituntut balik. Begitu juga sebaliknya.

Pacaran singkat
Pacaran dalam waktu singkat juga bisa menunjukan bahwa Anda belum siap menikah. Karena, pacaran adalah langkah awal untuk mengetahui seluk beluk pasangan. Pernikahan adalah proses seleksi bukan hanya untuk bersenang-senang. Sehingga jika Anda belum tahu seluk beluk pasangan yang sesungguhnya, Jangan mengaku siap menikah. Kalaupun tidak begitu, setidaknya masih butuh waktu yang lama untuk saling menyesuaikan diri. Jika belum bisa beradaptasi tentu saja masih memerlukan waktu yang lebih banyak. Asalkan tahu batasan tidak akan jadi masalah.

Masih ingin atau punya yang lebih baik
Masih pacaran dan belum sampai melakukan pernikahan tapi masih punya pilihan yang lain juga menunjukan Anda belum siap menikah. Bisa saja hal itu terjadi pada wanita yang memiliki kedekatan dengan pria lain untuk perbandingan atau mengharapkan kehadiran pria lain yang lebih baik.

Punya banyak pilihan
Untuk yang satu ini tentu saja tidak perlu penjelasan lagi karena wanita yang masih memiliki banyak pilihan untuk menikah bisa dikatakan benar-benar tidak siap menikah. Alasannya jelas wanita tersebut belum sepenuhnya mencintai satu pria. Dan untuk mengatasinya tentu saja yakinkan diri pada satu orang, hanya orang itu, dan tidak ada orang lain.

Belum bisa dewasa
Menikah adalah hidup baru yang berbeda jauh dari kehidupan sekarang. Sehingga Anda sebagai wanita harus merubah sikap dan tingkah laku seperti sekarang yang lebih mementingkan kesenangan. Selain itu, masalah pergaulan sebaiknya jangan terlalu dekat dengan wanita lajang yang masih punya pikiran seperti remaja pada umumnya karena bukan tidak mungkin Anda terpengaruh kembali dengan kehidupan mudanya. Kalaupun hal itu terbalik, sepertinya jarang karena masa lajang bisa dikatakan lebih gayeng daripada pernikahan.

Ingat, Pernikahan bukan akhir dari perjuangan Cinta tapi pernikahan adalah awal dari perjuangan baru yang lebih berat.










Sb :  »  » Jangan Ngaku Wanita Siap Menikah Jika Masih Seperti Ini

Jangan biarkan menunggu jika tak yakin bisa mrwujudkan

Komitmen untuk serius sudah ada, rasa sayang juga sudah menumpuk, kedekatan dengan keluarga kedua belah pihak juga sudah terjalin. Namun, ukhti sadar bahwa tak bisa menikah secepatnya. 

 jika ternyata memang orang yang ukhti cintai nggak mau menunggu maka keputusan paling akhir adalah membiarkan dia dengan ukhti yang mau menikahinya. Jangan sampai hanya karena rasa sayang, ukhti terpaksa untuk menikahinya. Ukhti punya pilihan untuk meninggalkan dia dan mencari laki-laki yang bisa menunggu ukhti hingga beberapa tahun, saat ukhti sadar bahwa ukhti belum siap mental untuk menjalin kehidupan rumah tangga.


Hak cipta : dilindungi oleh yang maha menciptakan

Mereka yang Kerjaannya Mencela, Tetaplah Tenang Dalam Kesabran

Ketika kamu dibenci, dicela, dan dihina sungguh kamu mempunyai pilihan untuk tetap baik-baik saja dengan terus mengabaikan mereka yang berlaku buruk kepadamu.

Lantas jika kamu terpancing untuk terpancing hal yang sama meski alasanmu membela diri, maka sungguh kamu telah buang-buang waktu.

Karena yang namanya pembenci atau seseorang yang hatinya busuk tidak akan pernah mau tahu bagaimana sisi baiknya kamu, karena yang mereka tahu hanya kebencian.

Senyumin Saja, Meski Benar Kamu Sakit Hati Karena Ulah Lisannya yang Tajam

Iya, sungguh buang-buang waktu saja ngeladenin mereka yang sukanya mencela, karena hanya bikin capek hati bila kamu tidak pandai-pandai mengabaikannya.


Jadi senyumin saja mereka yang selalu berujar kebencian kepadamu, meski nyatanya kamu sakit hati karena ulah lisannya yang tajam.

Sebab, jika kamu terfokus kepada kebencian mereka, maka pasti kebencian yang sama akan tumbuh di hatimu secara perlahan-lahan.

Buktikan Bahwa Kamu Tidak Sama Seperti Mereka, Dengan Terus Kendalikan Hatimu Dari Rasa Benci dan Dendam

Tetapi tidak jika kamu pandai mengatasinya dengan terus menjaga hatimu tetap tenang dengan kesabaran, karena kesabaran itulah yang akan menjadikanmu tetap kuat.

Jadi, buktika bahwa kamu tidak sama seperti mereka, buktikan bahwa kamu memiliki hati yang lebih kuat, dengan terus kendalikan hatimu dari rasa benci dan dendam meski benar telah terdzalimi.

Jangan Biarkan Hatimu Lunak Dengan Amarah, Karena Jika Demikian Kamu Tidak Ada Bedanya Dengan Mereka

Sesakit apapun kamu terhadap ucapan buruknya, jangan pernah kamu biarkan hatimu lunak dengan amarah, karena jika hal demikian kamu lakukan maka sungguh tidak ada bedanya kamu dengan mereka.

Tenanglah, setiap perlakuan buruk yang kamu terima dari orang lain telah Allah sediakan balasan terbaik, ntah itu pada sabarmu maupun ikhlasmu dalam menahan amarah.

Kendalikan Hatimu Dengan Bijaksana, Jangan Sampai Kamu Tergoda Untuk Berlaku Hal yang Sama

Oleh sebab itu, kendalikan hatimu dengan bijaksana, meski benar kamu telah di dzalimi oleh mereka yang selau menaruh kebencian terhadapmu.

Jangan sampai kamu tergoda melakukan hal yang sama, walau perasaan sakit seringkali menderu hati.

Karena Sayang Jika Waktumu Sia-Sia Hanya Untuk Melayani Perlakuan Dzalim Mereka

Sayangi dirimu, sayangi hidupmu, dan sayangi waktu yang telah Allah berikan. Karena sungguh sayang sekali jika waktu hidup yang Allah persembahkan kepadamu hanya digunakan untuk memupuk kebencian yang sama.


Sungguh sayang jika waktumu sia-sia hanya untuk melayani perlakuan bejad mereka yang sama sekali tidak pernah tahu bahwa pembalasan Allah itu nyata.




Rujukan: https://good4youdear.blogspot.com/2019/03/jangan-buang-waktumu-ngeladenin-mereka.html?m=1#

Jumat, 22 Maret 2019

Membanding-bandingkan


Keinginan untuk memiliki yang terbaik terkadang menutup mata seseorang sehingga tega membandingkan orang yang betul-betul mencintainya, dengan orang lain. Ketahuilah sahabatku, hal ini akan sangat menyakiti perasaan. karena semua orang pasti ingin dicintai apa adanya. 

Ketahuilah, sahabatku. Saat kamu membandingkannya dan menuntutnya untuk menjadi seperti orang lain, hal ini bukan membuatnya menjadi seperti yang Anda inginkan. Namun yang ada akan timbul celah untuk orang lain.
Dalam kondisi terluka ini. bisa saja dia bertemu dengan orang lain yang mampu menerima apa adanya. Bila sudah seperti ini. Bisa saja perpisahan terjadi. 
Sifat membandingkan memang ada dalam diri setiap manusia, namun tak seharusnya diucapkan secara langsung kepada orang yang kamu cintai. Bila Anda merasa bahwa ada kekurangan pada orang yang anda cintai.  carilah cara yang baik untuk mengungkapkannya. Seperti "kamu memang cantik tetapi akan semakin cantik bila...". Hal seperti ini justru akan memacunya untuk tampil lebih menarik.
Namun yang perlu diingat adalah kalau sudah memilihnya berarti kamu harus mencintai kekurangan dan kelebihannya. begitu pula sebaliknya dengan dia.

Makna Persahabatan


Bismillahirahmanirahim

Para Pembaca,,
tentu anda mempunyai sahabat tetapi tidak semua yang mempunyai sahabat. Memahami benar apa yang dinamai sahabat. Sahabat memang dari segi bahasa adalah Teman tetapi bukan semua teman dinamai sahabat adalah. Sahabat adalah anda dalam sosok yang lain,, yang lain itu anda walaupun sosoknya berbeda itu sebabnya orang berkata, Jika anda ingin mengenal seseorang, anda tidak perlu tanya Siapa dia, tetapi bertanyalah siapa sahabatnya.

Kita membutuhkan sahabat bukan saja sewaktu kita susah. Walau sahabat itu diukur ketulusannya, kejujurannya waktu kesusahan. Sekali lagi kita memerlukan sahabat bukan saja waktu kita susah tetapi juga waktu kita bergembira. Karena tidak ada gunanya kegembiraan jika hanya kita sendiri yang menikmatinya semakin banyak yang terlibat dalam kegembiraan. Semakin besar rasanya kebahagiaan dan semakin banyak yang terlibat dalam kesedihan semakin kecil kesedihan itu dipikul. Kita adalah makhluk sosial kita membutuhkan sahabat. Sekian banyak tuntunan dalam konteks persahabatan yang diberikan oleh agama atau budaya kita misalnya jika anda mencari sahabat jangan mencari sahabat seperti tukang las, jika anda Menemaninya kalau bukan baju anda terbakar oleh api nya, paling tidak anda akan mendapatkan aroma yang tidak sedap. Carilah sahabat yang bagaikan penjual parfum kalau anda tidak mendapatkan parfumnya paling tidak aroma harum akan anda dapatkan.

Sahabat, lebih kita cintai dari saudara, karena saudara baru kita cintai kalau dia menjadi sahabat kita. Kalau tidak menjadi sahabat pasti tidak akan kita cintai

Sahabatku..
Orang berkata tidak sempit lubang jarum bagi dua orang yang bersahabat, dan tidak luas di dunia ini bagi dua orang yang berseteru. Karena itu pesan mereka kalau Anda diajak untuk berpergian. Tanyalah lebih dahulu Siapa yang beserta anda, nanti setelah itu baru bertanya kemana akan pergi. Karena jika anda enggan pergi tetapi jika yang bersama anda adalah sahabat anda, anda akan pergi dan jika anda tidak akan pergi Tetapi dia adalah sahabat anda, anda pun pergi. Sebaliknya tidak demikian

😍
Ada tanda-tanda bagi seorang sahabat :
😊 yang pertama, Sahabat adalah yang paling sedikit basa-basinya terhadap anda, orang yang menyampaikan kepada anda kelemahan anda. Orang yang meluruskan kekeliruan anda itu tanda pertama orang yang wajar untuk diangkat menjadi sahabat
😊 yang kedua adalah yang bergembira Pada saat Anda gembira dan bersedih pada saat anda bersedih, Bukankah sahabat adalah anda pada sosok yang lain padahal yang lain itu adalah anda sendiri
😊 yang ketiga adalah yang tidak meremehkan hak Anda, Jangan menganggap bahwa dia adalah sahabat maka dapat diremehkan haknya. Tidak! Sahabat tidak meremehkan sahabat. Kalau tiga sifat ini telah terpenuhi oleh seseorang. Maka dialah yang wajar untuk dijadikan sebagai sahabat anda.

Ada peringatan agama Bahwa kelak di hari kemudian, bahwa semua persahabatan putus. Kecuali yang dijalin oleh ketakwaan.

" sahabat-sahabat kental di hari kemudian nanti akan menjadi musuh musuh, saling memusuhi kecuali yang bertakwa, sekian banyak Nanti di hari kemudian. Yang akan berucap : aduhai, seandainya dulu aku mengangkat si A menjadi sahabat dan tidak mengangkat Si B untuk menjadi sahabat, (azzuhruf : 67)

Demikian, semoga kita tetap bersahabat !

Sumber : Prof. Dr. M.Quraish Shihab

Sabtu, 16 Februari 2019

Batu Penghalang di Tengah Jalan (Kisah inspiratif Disusun Oleh : Zainal Masri)


Dikisahkan di sebuah negeri, seorang raja yang pandai dan bijak bermaksud menguji sejauh mana kepedulian rakyatnya terhadap diri mereka sendiri.
Pada suatu sore, secara diam- diam, ia meletakkan sebongkah batu di tengah jalan yang sering dilewati orang. Raja ingin tahu reaksi apa yang akan dilakukan rakyatnya.

Tak lama, seorang petani lewat dengan segerobak barang. Ketika melihat batu di tengah jalan, dia mengomel menyalahkan orang lain yang malas dan tidak mau memindahkan batu itu. Kemudian, dia membelokkan gerobaknya—menghindari batu penghalang tersebut dan meneruskan perjalanan.

Setelah itu, lewatlah seorang prajurit sambil bernyanyi, mengenang keberaniannya di medan perang. Karena berjalan kurang perhatian, ia tersandung batu itu dan hampir terjatuh. Spontan, ia marah dan mengangkat pedangnya, memaki orang-orang yang telah lewat karena tidak menyingkirkan batu. Lalu, sambil melangkahi batu itu, dia terus berlalu.
Tidak lama kemudian, seorang pemuda miskin lewat di sana. Saat melihat batu yang menghalangi jalan, dia berkata dalam hati, ”Hari sudah mulai gelap. Bila ada orang yang melintas di jalanan ini dan tidak berhati-hati, pasti akan tersandung. Batu ini bisa membuat orang celaka. Saya pindahkan saja batu ini agar tidak membahayakan orang lain.” Walaupun letih karena bekerja seharian tetapi si pemuda masih mau bersusah payah memindahkan batu ke pinggir jalan.

Setelah batu berhasil dipindahkan, dia terkejut saat melihat di bekas tempat batu tadi terdapat sebuah kotak dan sepucuk surat yang tertulis, ”Untuk rakyatku yang memindahkan batu ini, karena engkau telah menunjukkan kerajinan dan kepedulianmu pada orang lain, maka terimalah emas yang ada di dalam kotak ini sebagai hadiah dari rajamu.
” Sang pemuda begitu gembira dan tidak menyangka bahwa kepedulian dan keberhasilannya menyingkirkan batu penghalang di jalan ternyata berbuah hadiah emas dari raja. Peristiwa itu pun menggemparkan seluruh negeri. Boleh dibilang, raja telah berhasil mengajarkan arti kerajinan, kepedulian pada orang lain, serta keberanian menghadapi halangan.[1]

Pelajaran yang bisa di ambil : kebaikan, walau itu kecil, tapi jika dilakukan dengan niat yang tulus suatu saat akan mendatangkan hadiah yang kadang-kadang tidak pernah terbayangkan oleh kita sebelumnya



[1] Irwandi Nasir & Nur Azmi Alwi, Berdamai dengan takdir, Siar Media. h. 12-13