Oleh: Zainal Masri
Dering nada sambung dari ponselku pagi ini serupa pucuk-pucuk rindu
Setelah lelah jemari menari di balik layar
Hanya dibaca
Aku iri pada Semut yang bertegur sapa
Pun merpati yang berkirim kabar
Sebab rindu yang kulautkan tertahankan.
Pada ombak dan selat
Laraku seperti air hujan yang membasahi bumi
Sunyi, melihat rembulan bersembnyi di balik awan hitam.
Bateh Batu, 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar